MUSIM PANEN FEB-MAR
MUSIM PANEN APR-MEI
MUSIM PANEN JUN-DES
RASA ASAM DAN MANIS
Madu berwarna kuning keemasan hingga amber terang umumnya dihasilkan ketika lebah memperoleh nektar yang didominasi oleh bunga-bunga hutan dan buah buahan yang sedang bermekaran, Rasanya cenderung lebih ringan, manis alami, dan memiliki aroma floral yang lembut. madu ini cocok dikonsumsi segala usia termasuk anak anak karena rasanya yang manis serta harum.
Madu berwarna kuning tua hingga kemerahan merupakan madu hutan yang dihasilkan dari nektar berbagai bunga hutan yang sedang mendominasi pada musim panen. Warna ini biasanya muncul saat lebah mengumpulkan nektar dari kombinasi berbagai bunga hutan yang kaya pigmen alami pada musim berbunga tertentu. Karakternya memiliki cita rasa yang lebih kompleks dengan aroma yang lebih kuat dibandingkan madu berwarna terang.
Warna dari kemerahan pekat hingga kehitaman biasa disebut warna gelap. Warna gelap umumnya berasal dari dominasi nektar berbagai pohon hutan dan vegetasi liar tertentu yang menghasilkan madu dengan kandungan mineral dan senyawa alami lebih tinggi. Rasanya cenderung lebih pekat, sedikit karamel, dengan aroma hutan yang khas sehingga madu ini sangat cocok untuk obat segala penyakit.
Madu kelulut atau klanceng merupakan madu yang dihasilkan oleh lebah tanpa sengat (Trigona/Stingless Bee) yang hidup dan mencari nektar dari beragam tanaman di lingkungan alami. Madu ini memiliki karakter rasa manis-asam yang khas, segar, dan sedikit fruity, dengan tekstur yang cenderung lebih cair dibandingkan madu hutan Apis dorsata.
DISCLAIMER
supplier madu hutan hanya menjual madu lebah hutan atau madu liar, tidak menjual madu lebah ternak/mellifera.
Warna madu hutan dapat bervariasi secara alami karena dipengaruhi oleh sumber nektar bunga yang sedang dominan saat musim panen. Perbedaan warna merupakan karakteristik alami madu dan tidak memengaruhi keaslian maupun kualitasnya.